Sitemap  |  Intro
        Indonesian | English


 

 
 
 
100% Organic
Dijamin budidaya tidak menggunakan pestisida
dan hanya dipupuk dengan pupuk 100% organik
- Heinrich Melcher / Founder -

 

Testimonial Artikel

Prev 1 2 3 4 5 6 Next
   
  Tetes Mata Herbal Radix Vitae Papua terbukti secara empiris mampu menyembuhkan sekitar 100.000 penderita penyakit mata dengan berbagai keluhan. Berikut beberapa testimonial dari para penderita penyakit mata yang mengalami kesembuhan.
   
 
 
21 Maret 2010 -


Tia Mahendra - Mojokerto, Jatim

Telah di vonis oleh dokter menderita Glaukoma akut sehingga seumur hidup harus terus periksa ke dokter mata setiap 2 minggu sekali.  Disamping itu juga dianjurkan untuk melakukan operasi mata.  Selanjutnya lagi dokter telah menyatakan bahwa Ibu Tia tidak boleh melahirkan kembali karena dapat mengakibatkan kebutaan.
   
 
21 Maret 2010 - minus berkurang dan Kataraks serta Pterigium mulai menipis


Priyo Kriswantoro - Sleman, DIY

Mata Kanan minus 12, mata kiri minus 18,5 serta menderita Kataraks dan Pterigium.  Bulan Februari 2006 mulai menggunakan Tetes Mata Herbal Keben.  Pada Bulan April dari hasil pemeriksaan di RSM Dr Yap menunjukkan minus berkurang dan Kataraks serta Pterigium mulai menipis.
   
 
23 Juli 2008 - SEMBUH DARI ASTIGMATIS (SILINDRIS)


Verren Renata Leevana, Kelas 2 SD St. Maria, BANDUNG – Jawa Barat

Ibunya membeli tets mata Radix Vitea dari sebuah pameran di kota Bandung dan langsung memakaikan obat tersebut kepada putrinya yang menderita kelainan mata Astigmatis atau Silindri 1 untuk kedua matanya.
   
 
23 Juli 2008 - SEMBUH DARI MIOPHYA PROGRESSIVE (rabσn jauh progresif)


Nuriyadi – 9 tahun, KEMLANGI

Sejak kelas 2 SD ia mengalami kesulitan melihat jarak jauh. Menurut melalui dokter ahli mata yang memeriksanya Nuryadi mengalami rabun jauh progresif dimana ukumran minusnya naik dengan sangat cepat.
   
 
23 Juli 2008 - SEMBUH TOTAL DARI KATARAK AKUT


Ibu Sulastri – 55 tahun, MOJOKERTO – Jawa Tengah

Ibu Sulastri yang tenderita Katarak Sejas tahun 2004 sudah mencoba berbagai cara pengobatan tetapi hasilnya tidak ada dan akhirnya dokter ahli mata menyarankan agar matanza dioperasi. Karena takut, akhirnya ia memilih untuk tidak menjalankan operasi dan mencari cara pengobatan lain. Melalui agen tetes mata Radix Vitae di Mojokerto ia memperoleh tetes mata dan langsung memakainya pada Desember 2006.
   
 
23 Juli 2008 - SEMBUH DARI GLAUKOMA DAN KATARAK


Ibu Irawati - 57 tahun, BOJONEGORO - Jawa Timur

Ibu Irawati menderita penyakit tekanan darah tinggi sejak tahun 1995, akibatnya sering merasa pusing dan matanya seperti mengalami tekanan yang hebat bahkan tekanan tersebut sering terasa ke seluruh bagian kepala.
   
 
23 Juli 2008 - SEMBUH DARI KATARAK HANYA DALAM SATU HARI SAJA


Bapak Hendra Leksana - 57 tahun, KUDUS - Jawa Tengah

Bapak berusia 57 tahun ini menderita katarak pada mata kirinya sejak 5 tahun lalu sehingga tidak berani menyetir mobil karena pandangan matanya kabur.
   
 
23 Juli 2008 - LEPAS KACAMATA PLUS HANYA DENGAN 8 KALI PENETESAN


   Bolim Handaya, 42 tahun, TANGERANG – Banten

Setelah melihat sendiri kesembuhan yang sangat cepat dari anaknya Sisy yang memakai tetes mata Radix Vitae serta merasa sayang atas tetes mata yang masih tersisa setengahnya tersebut
   
 
23 Juli 2008 - HANYA DALAM WAKTU 1,5 BULAN SEMBUH TOTAL DARI KELAINAN MATA MINUS DAN SILINDRIS


   Chelsya Karuna handaya, 9 tahun, TANGERANG – Banten

Sisy adalah nama panggilannya, sejak usia 8 tahun mulai mengalami gangguan penglihatan dan berdasarkan hasil pemeriksaan pada Januari 2008 diketahui ia mengalami rabun jauh 1 dan 0,5
   
 
8 Oktober 2007 - Luka bakar, luka di dahi, pembengkakan di tulang ekor dan sakit gigi sembuh


Ibu Joan C. K. Pehelerang

Di tulang ekor timbul pembengkakan yang besar yang kemudian ia olesi dengan ramuan minyak herbal dan dalam 3 hari pembengkakan tersebut sudah hilang dan juga rasa sakit pada tulang tersebut langsung hilang.
   
       
  Kembali ke atas   Prev 1 2 3 4 5 6 Next